Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UNSIQ melaksanakan siklus kerja penjaminan mutu internal secara berkelanjutan sesuai dengan prinsip Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar (PPEPP). Sistem Penjaminan Mutu di FSH dikendalikan dibawah koordinasi Wakil Dekan Fakultas dan bermitra dengan Lembaga Penjaminan Mutu UNSIQ.
1️⃣ Penetapan Unsur Pelaksana Penjaminan Mutu
UPM FSH UNSIQ memiliki dokumen formal yang menetapkan unsur pelaksana penjaminan mutu internal di tingkat fakultas. Penetapan unsur pelaksana ini bertujuan untuk memastikan adanya struktur kerja penjaminan mutu yang jelas, mulai dari tingkat fakultas hingga program studi.
2️⃣ Ketersediaan Dokumen Mutu
Pelaksanaan penjaminan mutu di FSH UNSIQ didukung oleh dokumen-dokumen SPMI yang lengkap dan saling terintegrasi. Dokumen tersebut meliputi:
- Kebijakan SPMI, yang memuat arah, prinsip, dan komitmen mutu akademik fakultas.
- Manual SPMI, sebagai panduan pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal.
- Standar SPMI, yang menetapkan standar mutu di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, dan layanan penunjang.
- Formulir SPMI, sebagai instrumen pendukung implementasi, monitoring, evaluasi, dan pelaporan mutu.
Pelaksanaanpenjaminan mutu pada tingkat universitas dilakukan oleh Lembaga Penjamin Mutu (LPM), sedangkan pada tingkat fakultas dilakukan oleh Unit Penjamin Mutu Fakultas (UPMF). Kebijakan mutu, manual, standar, dan formulir SPMI yang ada di FSH UNSIQ pelaksanaannya menggunakan SOP dan Indikator Kinerja yang ada.
Penetapan: Proses penetapan standar SPMI UNSIQ dimulai dengan penyusunan draf, analisis kebutuhan standar, pengumpulan data dan pengenalan alternatif, perumusan standar, pengujian, review dan pengesahan, dan sosialisasi standar. Standar Mutu UNSIQ terdiri dari 30 standar, 24 di antaranya sesuai dengan SN-DIKTI, serta 6 standar tambahan: visi misi, standar tata pamong dan kerjasama, standar suasana akademik, standar tahfidz, standar mahasiswa, dan standar Penerimaan Mahasiswa Baru.
Standar dirumuskan oleh tim kerja di bawah koordinasi Unit Penjamin Mutu yang ditunjuk dan ditetapkan melalui SK Dekan. Tim Kerja membuat rumusan awal SPMI sesuai dengan sistem SPMI yang berlaku di Universitas Sains Al-Qur’an No. 05 /SK/YPIIQ/V/2019 yang direvisi ke dalam kebijakan No.326/SK/UNSIQ/X/2022 dan menambahkan rumusan standar yang belum tercakup dalam SPMI Universitas. Rumusan standar kemudian diajukan kepada Senat Akademik Fakultas untuk mendapat pertimbangan. Rumusan yang telah disetujui kemudian ditetapkan dan disahkan oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum dan disosialisasikan ke sivitas akademika.
Pelaksanaan: Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) universitas melakukan kegiatan penjaminan mutu setahun sekali pada bidang akademik, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta bidang non akademik seperti sarana prasarana, keuangan, dan sumber daya manusia. Kegiatan ini dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Standar SPMI yang ditetapkan kemudian dilaksanakan oleh segenap sivitas akademika di semua program studi di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum. Pelaksanaan dilakukan dalam bentuk aktivitas operasional yang dirumuskan sesuai Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Operasioal (RENOP) Fakultas Syariah dan Hukum. Pelaksanaan aktivitas senantiasa mengacu pada standar yang ditetapkan
Evaluasi: Audit Mutu Internal setiap tahun dilakukan untuk menilai pelaksanaan standar mutu SPMI. Untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan, program studi membagikan kuesioner ke siswa setiap semester. Kuesioner ini mengukur kepuasan siswa terhadap pelayanan yang diberikan oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan sarana prasarana. Kemudian dianalisis dan dilakukan tindakan sesuai dengan hasilnya. Selain itu, audit kualitas internal dilakukan setiap tahun pada akhir tahun akademik. Kegiatan audit mutu internal dilakukan oleh auditor dengan menggunakan lembar penilaian atau lembar audit. Hasil audit selanjutnya dibuat dalam bentuk Laporan Audit Mutu Internal. Hasil Audit Mutu Internal dan Monev, Klik disini
| Bentuk | Ruang Lingkup | Level | Koordinator | Frekuensi |
| AMI Fakultas | Kinerja Mutu | Fakultas | LPM (Lembaga Penjamin Mutu) Universitas | 1 Tahun |
| AMI Program Studi | Kinerja Mutu | Program Studi | UPM (Unit Penjamin Mutu) Fakultas Syariah dan Hukum | 1 Semester |
| Evaluasi Rutin | Proses pembelajaran (kehadiran, RPS, EDOMA-evaluasi dosen dan mahasiswa, kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat) | Program Studi | UPM Fakultas Syariah dan Hukum | 1 Semester |
| Evaluasi Kinerja | Evaluasi Kinerja terhadap indikator ketercapaian program sebagaimana tertuang dalam RENSTRA dan RENOP | Program Studi, Unit di Fakultas Syariah dan Hukum | UPM Fakultas Syariah dan Hukum | 1 tahun |
Pengendalian: Hasil audit ditangani melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), dan proses tindak lanjut diawasi oleh Unit Penjaminan Mutu fakultas dan Lembaga Penjamin Mutu di tingkat universitas untuk proses perbaikan selanjutnya.
Pengendalian dilakukan untuk memonitor ketercapaian standar SN DIKTI melalui pelaksanaan SPMI di Fakultas Syariah dan Hukum. Proses pengendalian dilakukan dengan menindaklanjuti hasil audit terhadap keterlaksanaan standar mutu yang tertuang dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan RTM (Rencana Tinjauan Management).
| Hasil Evaluasi Pelaksanaan | Pengendalian Standar |
| Melampaui Standar DIKTI | Fakultas Syariah dan Hukum mempertahankan pencapaian standar DIKTI |
| Mencapai Standar Dikti | Fakultas Syariah berusaha mempertahankan pencapaian dan meningkatkan kualitasnya untuk melampaui standar DIKTI |
| Tidak Mencapai Standar Dikti | Fakultas Syariah melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan untuk mencapai standar yang ditetapkan |
Peningkatan: Rencana tindak lanjut yang telah disepakati akan diterapkan untuk meningkatkan pengelolaan fakultas dan program studi. Baik cara kualitatif maupun kuantitatif dan digunakan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan fakultas. Secara kualitatif dilakukan dengan menambah karakteristik pada standar yang sudah ada, sedangkan secara kuantitatif dilakukan dengan membuat standar melebihi standar nasional yang ditetapkan. Untuk meningkatkan kualitas, fakultas mengadakan pelatihan, workshop, dan studi banding, benchmarking tentang pengelolaan program studi, diantaranya dengan UITM, USIM, UGM, UKSW, UIN Walisongo, dll.
Upaya peningkatan standar mutu dilakukan setelah dilakukan Audit Mutu Internal (AMI). Berdasarkan audit yang dilakukan, tim kerja Penjamin Mutu melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang dihadiri oleh unsur struktural Fakultas Syariah. Setelah dilaksanakan RTM, tim menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang memuat strategi untuk peningkatan mutu pelampauan SN DIKTI.
4️⃣ Audit, Monitoring, dan Evaluasi
UPM FSH UNSIQ secara berkala melaksanakan audit mutu internal, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan standar. Hasil audit dan evaluasi disusun dalam laporan penjaminan mutu yang terstruktur, didokumentasikan dengan baik, dan dilengkapi dengan rencana tindak lanjut untuk perbaikan berkelanjutan. Sistem Audit terintegrasi dalam Aplikasi SIPMUTIQ pada LPM UNSIQ. Klik hasil Audit, disini
5️⃣ Sistem Perekaman, Dokumentasi, dan Publikasi Mutu
Setiap kegiatan penjaminan mutu didukung oleh sistem perekaman dan dokumentasi yang tertata, baik berupa laporan, notulen, maupun basis data digital. Hasil-hasil penjaminan mutu juga dipublikasikan secara transparan kepada sivitas akademika dan pihak-pihak berkepentingan melalui rapat, forum evaluasi, dan media resmi fakultas.
| No | IKU | BASE LINE 2021 | TAHUN PENCAPAIAN | |||||||||
| 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2031 | |||
| 1 | Jumlah Guru Besar | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 2 | 3 | 3 | 3 |
| 2 | Jumlah Lektor Kepala | 1 | 1 | 2 | 2 | 3 | 3 | 4 | 4 | 5 | 5 | 6 |
| 3 | Jumlah Lektor | 11 | 13 | 13 | 13 | 12 | 12 | 13 | 11 | 12 | 12 | 13 |
| 4 | Jumlah Asisten Ahli | 8 | 6 | 5 | 6 | 7 | 7 | 5 | 6 | 3 | 3 | 1 |
| 5 | Jumlah Dosen Tanpa Jafa | 3 | 3 | 3 | 2 | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 6 | Jumlah Dosen S3 | 5 | 6 | 7 | 11 | 16 | 17 | 17 | 18 | 19 | 20 | 20 |
| 7 | Jumlah Dosen S2 | 18 | 17 | 16 | 12 | 7 | 6 | 6 | 5 | 4 | 3 | 3 |
| 8 | Jumlah Dosen Internasional | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 2 | 3 | 3 | 3 | 4 | 4 |
| 9 | Presensi Mengajar Digital | 50% | 75% | 90% | 95% | 97% | 100% | 100% | 100% | 100% | 100% | 100% |
| 10 | Dosen Penghasil Buku Ajar/Teks | 3 | 4 | 5 | 7 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 11 | Jumlah HKI/Paten/ Cipta | 1 | 2 | 3 | 4 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 12 | Jumlah Prodi Akreditasi Unggul (A) | 1 | 1 | 1 | 1 | 2 | 2 | 3 | 4 | 4 | 4 | 4 |
| 13 | Jumlah Prodi Akreditasi Baik Sekali | 3 | 3 | 3 | 2 | 2 | 2 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 14 | Jumlah Prodi Akreditasi Baik | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 15 | Jumlah Prodi Akreditasi Internasional | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 |
| 16 | Jumlah Dosen Praktisi | 10% | 10% | 20% | 20% | 25% | 25% | 27% | 27% | 27% | 27% | 27% |
| 17 | Jml Mahasiswa Internasional | 0 | 6 | 6 | 6 | 6 | 10 | 10 | 10 | 10 | 15 | 15 |
| 18 | Jumlah Blended Learning | 60% | 70% | 80% | 100% | 100% | 100% | 100% | 100% | 100% | 100% | 100% |
| 19 | Jumlah Riset Dana Internasional | 0 | 1 | 2 | 3 | 3 | 3 | 3 | 4 | 4 | 4 | 4 |
| 20 | Jumlah Riset Dana Dikti/Diktis | 2 | 2 | 2 | 4 | 5 | 5 | 6 | 6 | 6 | 6 | 6 |
| 21 | Jumlah Riset Dana Pemda | 0 | 0 | 1 | 1 | 1 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 |
| 22 | Jumlah Riset Dana Swasta | 0 | 0 | 0 | 0 | 2 | 2 | 2 | 3 | 3 | 3 | 3 |
| 23 | Jumlah Riset Dana YPIIQ | 0 | 2 | 4 | 4 | 8 | 10 | 10 | 11 | 12 | 12 | 13 |
| 24 | Jumlah Publikasi Terindeks Scopus | 0 | 1 | 2 | 4 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 13 |
| 25 | Jumlah Publikasi Terindeks Sinta | 10 | 11 | 8 | 12 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 26 | Jumlah Artikel Dosen | 12 | 15 | 18 | 21 | 23 | 23 | 23 | 23 | 23 | 23 | 23 |
| 27 | Jumlah Pengabdian Dana Internasional | 0 | 0 | 1 | 1 | 2 | 2 | 3 | 3 | 4 | 4 | 5 |
| 28 | Jumlah Pengabdian Dana Dikti/Diktis | 1 | 2 | 5 | 8 | 11 | 12 | 12 | 13 | 13 | 14 | 14 |
| 29 | Jumlah Pengabdian Dana Pemda | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 |
| 30 | Jumlah Pengabdian Dana Swasta/Mitra | 0 | 0 | 1 | 1 | 2 | 2 | 3 | 3 | 4 | 4 | 5 |
| 31 | Jumlah Pengabdian Dana YPIIQ | 2 | 4 | 6 | 8 | 10 | 11 | 11 | 11 | 12 | 12 | 12 |
6️⃣ Keterlibatan Pihak Eksternal
Sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu, UPM FSH UNSIQ membuka ruang partisipasi pihak eksternal, baik dalam bentuk kerja sama, peninjauan kurikulum, pembimbingan akreditasi, maupun kolaborasi peningkatan kapasitas SDM. Keterlibatan pihak eksternal seperti alumni, kemenag, dinas pendidikan, pemda, sekolah, lembaga advokat, Lembaga Pondok Pesantren, Lembaga Sekolah dll, ini menjadi salah satu penopang penting dalam mewujudkan sistem penjaminan mutu internal yang relevan, adaptif, dan berkelanjuta
