Mahasiswa IQT FSH UNSIQ Dalami Eco Theology dan Filologi Manuskrip Islam melalui Studi Pengalaman Lapangan di Surakarta

Surakarta, 29 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo melaksanakan kegiatan Studi Pengalaman Lapangan (SPL) di Kota Surakarta dengan mengunjungi dua lokasi strategis, yaitu Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan dan Museum Radya Pustaka. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) bagi mahasiswa dalam memperluas wawasan keilmuan terkait kajian Al-Qur’an, isu lingkungan, serta khazanah manuskrip Islam.

Kegiatan SPL tersebut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, yaitu Dr. Muhamad Ali Mustofa Kamal, M.Ag. (Wakil Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum), Dr. Arif Al Wasim, M.Ag. (Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir), Ahmadiy, M.Hum., Dr. Maurisa Zinira, serta Hilmy Pratomo.

Pada kunjungan pertama di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik mengenai konsep Eco Theology atau teologi lingkungan, yaitu sebuah pendekatan keagamaan yang menghubungkan nilai-nilai spiritual Islam dengan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa mempelajari bagaimana pemikiran KH. Dian Nafi’ (alm.) mengenai Eco Theology diwariskan dan dikembangkan dalam kehidupan pesantren.

Melalui sesi diskusi dan observasi langsung, mahasiswa memahami bagaimana Pesantren Al-Muayyad Windan mengimplementasikan nilai-nilai Eco Theology dalam berbagai aktivitas pesantren. Konsep tersebut menegaskan bahwa menjaga keseimbangan alam bukan hanya merupakan tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan nilai keagamaan dan amanah manusia sebagai khalifah di bumi.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan kunjungan akademik ke Museum Radya Pustaka Surakarta untuk mempelajari kajian filologi terhadap manuskrip kuno yang tersimpan di museum tersebut. Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan observasi dan dokumentasi terhadap berbagai koleksi manuskrip, termasuk manuskrip Al-Qur’an, serta memahami proses kajian filologi mulai dari identifikasi naskah, dokumentasi, pembacaan teks, hingga upaya pelestarian manuskrip sebagai warisan intelektual Islam.

Kegiatan di Museum Radya Pustaka memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai pentingnya pendekatan filologi dalam studi Al-Qur’an. Melalui kajian manuskrip, mahasiswa dapat melihat bagaimana teks-teks keislaman diwariskan, dipelihara, dan dikaji secara akademik sebagai bagian dari perjalanan sejarah peradaban Islam.

Selain menjadi sarana pembelajaran lapangan, kegiatan SPL ini juga memiliki orientasi akademik berupa penyusunan luaran berbentuk book chapter. Setiap mahasiswa akan menyusun laporan hasil pengalaman dan refleksi akademiknya selama kegiatan SPL dalam bentuk tulisan ilmiah yang nantinya dikompilasi menjadi sebuah buku bersama. Melalui penyusunan book chapter tersebut, pengalaman lapangan mahasiswa tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi karya akademik yang dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Pelaksanaan SPL ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa IQT UNSIQ dengan mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan realitas di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kajian Al-Qur’an memiliki cakupan yang luas, tidak hanya berkaitan dengan pemahaman teks, tetapi juga mencakup persoalan lingkungan, budaya, sejarah, dan pelestarian warisan intelektual Islam.

Melalui kegiatan Studi Pengalaman Lapangan ini, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ diharapkan mampu mengembangkan perspektif akademik yang lebih komprehensif serta menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat dan perkembangan studi Islam kontemporer.

Pada hari kedua kegiatan SPL dilanjutkan dengan refreshment ke Pantai Ngobar Gunung Kidul, Picnic Gunung Kidul dan pada malam hari nya ditutup dengan Menyaksikan sendratari di Ramayana Ballet Candi Prambanan tentang kisah Ramayana dan Sinta.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *