Teliti Keteladanan Kiai, Kaprodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir FSH UNSIQ Raih Gelar Doktor dari UIN Walisongo Semarang

Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UNSIQ kembali menorehkan prestasi akademik. Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), Arif Al Wasim, M.S.I, resmi meraih gelar Doktor pada 12 Juli 2025 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dengan predikat Sangat Memuaskan.

Melalui disertasinya berjudul “Keteladanan Kiai dan Orientasi Masa Depan Santri: Perspektif Sosial-Kognitif dalam Subkultur Pesantren di Wonosobo”, Dr. Arif Al Wasim menggali peran vital keteladanan kiai dalam membentuk karakter dan visi hidup santri. Penelitian ini menggabungkan teori kognitif sosial Bandura dengan pendekatan subkultur pesantren. Temuannya menunjukkan bahwa keteladanan kiai mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam diri santri melalui tiga dimensi utama: moral-spiritual, sosial-kultural, dan pedagogis-kepemimpinan. Interaksi intensif antara kiai dan santri, komunikasi persuasif yang berlangsung setiap hari, hingga pola pembiasaan nilai menjadikan proses transfer nilai berjalan alami. Hasil penelitian ini juga menegaskan bahwa relasi kiai-santri yang hangat dan penuh penghormatan membentuk habitus religius santri serta meningkatkan self-efficacy, yaitu keyakinan santri pada kemampuan dirinya untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Temuan penting lainnya, pesantren sebagai subkultur pendidikan terbukti mampu menjadi ekosistem pembelajaran holistik yang tidak hanya fokus pada pembelajaran kognitif, tetapi juga membangun kesadaran sosial, semangat pengabdian, serta orientasi karier dan pendidikan santri di masa depan. Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, pesantren tetap mampu menjaga nilai-nilai Islam sambil mendorong santri untuk adaptif terhadap tantangan zaman.

Disertasi ini tidak hanya memperkaya literatur mengenai pendidikan karakter berbasis religiusitas, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis untuk pengembangan sistem kaderisasi santri melalui pendekatan keteladanan yang lebih terstruktur.

Selamat kepada Dr. Arif Al Wasim atas gelar doktoral yang diraih dengan predikat sangat memuaskan. Semoga ilmu, dedikasi, dan keteladanan beliau semakin menguatkan peran UNSIQ sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *