Sejarah

       Sejarah berdirinya Fakultas Syari’ah dan Hukum adalah lima tahun setelah beridirinya Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jawa Tengah di Wonosobo. Pada awalnya, yaitu pada tahun 1993, setelah berdirinya Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Dakwah, IIQ ketika itu bermaksud untuk menambah satu fakultas lagi, dan fakultas itu adalah Fakultas Syari’ah.  Pada mulanya Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ ini, dimulai dengan identitas Fakultas Syari’ah, dengan prodi Akhwal al-Syakhsiyyah, namun pada perkembangannya muncullah beberapa prodi. Sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat, maka Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum kemudian berupaya untuk membuka  program studi-program studi yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Maka, setelah  prodi Akhwal al-Syakhsiyyah sebagai embrio yang pertama muncul dan berjalan secara baik di Fakultas Syari’ah dan Hukum, selanjutnya  disusul dengan munculnya  program studi Mu’amalah, berikutnya program studi Ulumul Qur’an dan Tafsir, dan pada saat ini Fakultas Syari’ah dan Hukum sedang mengajukan prodi Ilmu Hukum sampai pada status direkomendasikan untuk di diberi ijin operasioanl program studi Ilmu Hukum (oleh BAN PT-DIKTI). Dalam saat yang hampir bersamaan, Fakultas Syari’ah dan Hukum juga sedang mengajukan  program studi Perbankan Syari’ah (juga dalam proses rekomendasi).

Dengan demikian, progres ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang kreatif dan inofatif bagi perkembangan Fakultas Syari’ah pada masa-masa yang akan datang.